Japanese adek sakit malah nafsu


09-Sep-2018 20:31

Pramoedya’s full literary genius is evident in the brilliant characters that populate this world: Minke’s fragile Mixed-Race wife; a young Chinese revolutionary; an embattled Javanese peasant and his impoverished family; the French painter Jean Marais, to name just a few.Bila anda berpikir Bumi Manusia dahsyat, gue akan bilang buku ini lebih Dahsyat lagi.Tempat dan waktu kelahiran, orangtua, memang hanya satu kebetulan, sama sekali bukan sesuatu yang keramat”-Pramoedya Ananta Toer dalam Anak Semua Bangsa-Ini adalah lanjutan dari kisahku.Kisah seorang anak yang terlahir di atas bumi manusia, dengan kesetaraan fitrah dan kelahirannya.

Bangsa kerdil yang betah selama berabad-abad selalu menghamba pada bangsa lain, yang ironisnya terjadi di atas tanah mereka sendiri. Humanisme, kesadaran akan harga diri bangsa, keadilan, konflik antara barat dan timur dan kesetaraan manusia masih mewarnai buku kedua ini.

Batasan antara timur dan barat, tradisional dan modern, beradab dan biadab serta antara kulit putih dan berwarna. Manusia sama-sama hanyalah gumpalan tanah yang diberi ruh.